
Iran janji balas serangan AS di wilayah selatan, ketegangan di Selat Hormuz kian memanas

Moskow (ANTARA) - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat. Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran menegaskan akan memberikan respons tegas atas serangan militer Amerika Serikat yang menyasar wilayah selatan Iran.
Dalam laporan yang disiarkan Press TV pada Rabu, komando militer Iran menyatakan tidak akan membiarkan Amerika Serikat mencampuri urusan keamanan di kawasan strategis Selat Hormuz. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Teheran siap mengambil langkah balasan atas aksi Washington.
Sebelumnya, pada Selasa malam, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan telah melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran. Operasi itu diklaim sebagai respons atas serangan Iran terhadap tiga kapal dagang yang melintas di Selat Hormuz.
CENTCOM kemudian menyatakan operasi telah rampung dengan menghantam lebih dari 80 target, termasuk sistem pertahanan udara, sistem rudal antikapal, serta armada perahu cepat milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Meningkatnya eskalasi di kawasan Selat Hormuz—jalur pelayaran yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan energi dunia—memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik dan dampaknya terhadap stabilitas kawasan maupun pasar energi global.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta : Katriana
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

