Logo Header Antaranews Riau

Polisi tilang pengendara terobos macet Jalintim Sumatera di Riau

Jumat, 26 Juni 2026 10:03 WIB
Image Print
Personel Satlantas Polres Pelalawan ketika melakukan tilang kepada pengendara yang menerobos macet di Jalan Lintas Timur Sumatera. ANTARA/HO-Polres Pelalawan

Pekanbaru, (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Pelalawan Provinsi Riau melakukan tilang terhadap pengendara yang menerobos antrean macet panjang di Jalan Lintas Timur Sumatera Kilometer 75 karena adanya proyek perbaikan dan peningkatan infrastruktur.

Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Riskyan, mengungkapkan selain faktor perbaikan jalan, kemacetan diperparah oleh sejumlah pengendara yang tidak tertib. Banyak kendaraan yang nekat mengambil jalur dari arah berlawanan sehingga mengganggu pergerakan arus kendaraan yang datang dari arah sebaliknya.

"Petugas di lapangan menjatuhkan sanksi tilang di tempat bagi para sopir dan pengendara nakal yang nekat menerobos antrean demi memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran berlalu lintas," katanya dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Kamis.

Dia mengatakan menyikapi situasi macet pihaknya telah terjun untuk mengatur arus kendaraan di lapangan. Berbagai upaya preventif sebenarnya telah dilakukan oleh pihak kepolisian, mulai dari pemasangan rambu-rambu petunjuk hingga pembentangan spanduk imbauan agar para pengguna jalan tetap tertib.

Akan tetapi karena masih banyak pengendara membandel yang mengabaikan imbauan tersebut, Satlantas Polres Pelalawan akhirnya mengambil langkah represif. AKP Tatit menegaskan tindakan tegas berupa tilang ini sangat perlu dilakukan demi melindungi hak-hak pengguna jalan lain.

"Langkah ini diharapkan mampu menyadarkan masyarakat untuk saling menghormati sesama pengendara yang sudah mengantre dengan tertib dan mematuhi aturan yang berlaku," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menjelaskan bahwa kawasan KM 75 ini merupakan titik yang cukup rawan banjir. Oleh sebab itu, proses penimbunan dan perbaikan jalan harus digesa agar mobilitas masyarakat serta jalur distribusi logistik tidak terputus saat musim hujan tiba.

"Kami apresiasi kepada seluruh personel dan pemangku kepentingan yang telah bekerja keras di lapangan. Berkat sinergi dan kerja sama yang solid dari semua pihak, arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur KM 75 kini sudah kembali normal dan kondusif," ujarnya



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026