
Malaysia Instruksikan Pasukan Perdamaian Perketat Pengamanan

Kuala Lumpur (ANTARA) - Kementerian Pertahanan Malaysia (Mindef) menginstruksikan anggota Batalyon Malaysia (Malbatt) yang bertugas dalam pasukan perdamaian di Lebanon (UNIFIL) untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan dan kewaspadaan.
Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan Malaysia Mohamed Khaled Nordin di Johor, Malaysia, Sabtu, menyusul serangan yang turut mencederai sedikitnya dua personel Malaysia di UNIFIL.
Seperti dilaporkan sejumlah media Malaysia, Khaled Nordin mengatakan dua anggota pasukan penjaga perdamaian Malaysia terluka akibat pecahan bom yang jatuh di dekat lokasi personel yang terlibat dan bukan akibat serangan langsung.
Menurut dia, semua personel Malaysia, yang terluka telah menerima perawatan dari tim medis yang bertugas dan saat ini dalam kondisi stabil.
Adapun Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saat ini dikabarkan tengah mengevaluasi kembali posisi pasukan penjaga perdamaian di Lebanon, menyusul berakhirnya mandat misi Pasukan Sementara PBB di Lebanon/UNIFIL yang dijadwalkan pada bulan Desember.
Klhaled menyampaikan pemerintah Malaysia juga sedang merencanakan pemulangan semua anggota pasukan perdamaian Malaysia pada akhir tahun ini, jika tidak ada permintaan PBB untuk memperpanjang waktu penugasan pasukan perdamaian.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

