
BRK Syariah masuk jajaran BPD bereputasi 2026, bukti kualitas komunikasi publik diakui di tingkat nasional

Pekanbaru (ANTARA) - PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih predikat BPD Bereputasi 2026 pada ajang Forum Kebijakan Komunikasi Strategis dan HUMAS INDONESIA BUMD Reputation Awards (FOKUS HIBRA) 2026 yang digelar di Gedung Peruri, Jakarta, Kamis (11/6).
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil pemantauan dan analisis reputasi digital oleh NoLimit Indonesia, yang dipadukan dengan penilaian dewan juri dari kalangan praktisi komunikasi, akademisi, media, dan pakar kehumasan.
Ajang ini memberikan apresiasi kepada 55 BUMD terbaik di Indonesia yang dinilai mampu membangun reputasi positif melalui tata kelola dan komunikasi publik yang efektif.
Masuknya BRK Syariah dalam daftar BPD Bereputasi 2026 menjadi pengakuan atas konsistensi perseroan dalam membangun komunikasi yang terbuka, adaptif, dan berdampak.
Di tengah tantangan era digital yang menuntut transparansi serta kecepatan penyampaian informasi, BRK Syariah dinilai mampu menghadirkan komunikasi korporasi yang tidak hanya memperkuat citra perusahaan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap layanan perbankan syariah.
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Fajar Restu Febriansyah didampingi Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan BRK Syariah, TM Fadhly Kholis, mengatakan penghargaan tersebut merupakan buah dari komitmen seluruh insan BRK Syariah dalam mengedepankan keterbukaan informasi, tata kelola perusahaan yang baik, serta komunikasi yang selaras dengan nilai-nilai syariah.
“Bagi BRK Syariah, reputasi bukan dibangun melalui pencitraan semata, tetapi melalui konsistensi menghadirkan kinerja, pelayanan, dan komunikasi yang transparan kepada masyarakat. Pengakuan sebagai BPD Bereputasi 2026 menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik, memperkuat kepercayaan stakeholder, serta memastikan setiap informasi yang disampaikan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan nasabah,” ujar Fajar Restu Febriansyah.
Founder dan CEO HUMAS INDONESIA, Asmono Wikan, menegaskan bahwa di era digital, komunikasi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola organisasi. Menurutnya, BUMD yang mampu menjaga reputasi adalah institusi yang menjadikan fungsi komunikasi sebagai mitra strategis dalam manajemen perusahaan.
“Fungsi komunikasi tidak lagi menjadi pelengkap organisasi. Komunikasi telah menjadi mitra strategis manajemen dalam menjaga kepercayaan publik, memperkuat reputasi, dan mengawal keberlanjutan organisasi. Semoga pencapaian para pemenang FOKUS HIBRA 2026 menjadi inspirasi bagi BUMD lainnya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan komunikasi publiknya,” kata Asmono.
Keberhasilan BRK Syariah meraih predikat BPD Bereputasi 2026 memperkuat posisi perseroan sebagai salah satu bank pembangunan daerah yang tidak hanya menunjukkan kinerja bisnis yang sehat, tetapi juga mampu membangun hubungan yang kuat dengan publik melalui komunikasi yang profesional, transparan, dan kredibel.
Capaian ini sekaligus menjadi modal penting bagi BRK Syariah dalam memperkuat kepercayaan masyarakat, mendorong transformasi digital, serta mendukung pembangunan ekonomi daerah di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau melalui layanan perbankan syariah yang unggul dan berkelanjutan.
Pewarta : Darto
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

