
Pasar murah pekan ini digelar empat hari di Pekanbaru dan Siak

Pekanbaru, (ANTARA) - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Riau Pangan Bertuah menggelar pasar murah selama empat hari di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak guna menjamin ketersediaan bahan pokok.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian Perdagangan Usaha Kecil Menengah Provinsi Riau Tetty Nurdianti mengatakan pada pekan pertama Juni diadakan sebanyak empat kali. Hal itu karena Senin (1/6) bertepatan dengan Libur Nasional Hari Lahir Pancasila.
"Operasi pasar murah dimulai pada Selasa (2/6) digelar di Halaman Kantor Lurah Minas Timur, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Sementara pada Rabu (3/6) digelar di Halaman Kantor Kelurahan Industri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru," katanya di Pekanbaru, Selasa.
Selanjutnya pada Kamis (4/6) di Jalan Limbungan Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, dan Jumat (5/6) di Halaman Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya keduanya di Kota Pekanbaru.
"Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami juga mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik," ujarnya.
Adapun pangan yang diperjualbelikan pada operasi pasar murah, di antaranya beras SPHP yang dibanderol Rp60 ribu per 5 kilogram, beras anak daro dan beras sokan kemasan 10 kg dibanderol Rp165 ribu per 10 kg, beras sokan, dan beras anak dari masing-masing kemasan 5 kg dibanderol Rp83 ribu.
Untuk MinyaKita Rp15.500 per bungkus, garam kristal Rp2 ribu per 200 gram, garam Nusantara Rp2 ribu per 250 gram, dan tepung Segitiga Biru Rp13 ribu per bungkus. Sementara itu, cabai merah, bawang merah, bawang putih dan kentang menyesuaikan harga petani dan harga dinamis pada telur ayam.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

