Logo Header Antaranews Riau

PBB Mendesak Israel Akhiri Pembatasan di Kamp Pengungsi Tepi Barat

Rabu, 3 Juni 2026 15:20 WIB
Image Print
Anak-anak Palestina membawa wadah makanan saat menunggu untuk mendapatkan makanan gratis di dekat dapur umum Kota Gaza, Palestina, Senin (18/5/2026). (ANTARA FOTO/Xinhua/Rizek Abdeljawad/nym.)

Ramallah (ANTARA) - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak Israel untuk mencabut pembatasan yang diberlakukan di sejumlah kamp pengungsian warga Palestina di Tepi Barat.

Pembatasan itu termasuk kebijakan yang menyebabkan maupun memperpanjang pengungsian, dan juga menghambat akses ke layanan kebutuhan dan mata pencaharian.

Baca juga: PBB Kecam Keras Rencana Israel Perluas Kendali di Gaza

Juru bicara PBB Stéphane Dujarric, dikutip pada Rabu, mendesak otoritas Israel untuk mencabut kebijakan yang berdampak terhadap warga Palestina di sejumlah kamp pengungsian di Tepi Barat.

Otoritas Israel pada Ahad menetapkan perpanjangan instruksi militer terkait penutupan tiga kamp pengungsi di Provinsi Jenin dan Tulkarm hingga akhir Juli 2026.

Baca juga: WHO Ungkap Krisis Kesehatan Dahsyat di Palestina

Menurut Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), lebih dari 33.000 warga Palestina dari kamp-kamp tersebut telah mengungsi dan tidak diperbolehkan Kembali sejak awal 2025.

Keputusan terbaru Zionis menambah masa pengungsian mereka hingga dua bulan ke depan.

Sumber: WAFA



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026