Logo Header Antaranews Riau

Lebih dari 3.000 Korban Tewas dalam Agresi Israel di Lebanon sejak Maret

Kamis, 21 Mei 2026 13:17 WIB
Image Print
Ilustrasi - Asap mengepul setelah serangan Israel terhadap Kota Yahmar al-Shakif dan Arnun di Provinsi Nabatieh, Lebanon selatan pada (11/5/2026). (ANTARA/Anadolu/Ramiz Dallah/pri.)

Beirut (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon selatan dan timur, serta pinggiran selatan Beirut, telah mencapai 3.073 orang sejak 2 Maret, dengan 9.362 lainnya terluka, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.

"Jumlah total korban agresi sejak 2 Maret hingga 20 Mei sebanyak 3.073 korban tewas dan 9.362 korban luka," demikian pernyataan Kemenkes Lebanon pada Rabu.

Baca juga: AS: Lebanon dan Israel Perpanjang Gencatan Demi Dorong Kemajuan Negosiasi Damai

Disebutkan bahwa 53 orang tewas dan 83 lainnya terluka dalam serangan Israel selama dua hari terakhir.

Gencatan senjata resmi antara Lebanon dan Israel masih berlaku, meski pesawat dan artileri Israel terus melakukan serangan ke wilayah Lebanon setiap hari.

Baca juga: Lebanon Tegas: Tak Ada Kesepakatan Tanpa Penarikan Penuh Pasukan Israel

Kelompok Hizbullah Lebanon melakukan serangan balik terhadap pasukan Israel di daerah perbatasan.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kerap menuduh Hizbullah telah melanggar gencatan senjata yang telah mereka sepakati.

Sumber: SPutnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026