Logo Header Antaranews Riau

Israel Perpanjang Masa Tahanan Dua Aktivis Global Sumud Flotilla

Rabu, 6 Mei 2026 14:31 WIB
Image Print
Arsip - Kapal-kapal yang mengikuti "Global Sumud Flotilla 2026 Spring Mission" berangkat dari marina di Augusta, Pulau Sisilia, Italia, 26 April 2026. (ANTARA/Barış Seçkin - Anadolu Agency/pri)

Tel Aviv (ANTARA) - Israel memperpanjang penahanan dua aktivis Global Sumud Flotilla — armada kapal bantuan ke Jalur Gaza — hingga 10 Mei, surat kabar Haaretz melaporkan, Selasa (5/5).

Dua aktivis yang masih ditahan Israel itu adalah Saif Abukeshek, warga negara Spanyol dan Swedia keturunan Palestina, serta Thiago Avila, warga negara Brazil.

Baca juga: Aktivis Kapal Bantuan Gaza Mengaku Alami Kekerasan Saat Ditahan Israel

Pekan lalu, kelompok aktivis kemanusiaan tersebut menyatakan pasukan Israel menaiki kapal mereka dan menahan 180 aktivis, 178 di antaranya kemudian dibebaskan.

Laporan surat kabar Israel itu menyebutkan Saif dan Thiago diduga "membantu musuh selama perang" dan menjadi anggota "organisasi teroris."

Armada Global Sumud Flotilla berangkat dari Barcelona pada 15 April.

Pada 29 April, pasukan Israel merebut kapal-kapal tersebut di dekat Kreta serta merusak mesin dan sistem navigasinya, menurut para aktivis.

Baca juga: Protes Pro-Palestina Membara di Italia Usai Israel Cegat Flotilla Gaza

Keesokan harinya, menteri luar negeri dari 11 negara — Turkiye, Brazil, Yordania, Pakistan, Spanyol, Malaysia, Bangladesh, Kolombia, Maladewa, Afrika Selatan, dan Libya — mengutuk serangan itu dan menuntut pertanggungjawaban hukum dari Israel.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026