Logo Header Antaranews Riau

Trump Klaim AS Jual 100 Juta Barel Minyak Venezuela, Ada Apa di Baliknya?

Sabtu, 2 Mei 2026 15:13 WIB
Image Print
Arsip foto - Mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores. (ANTARA/Anadolu/py.)

Washington (ANTARA) - Amerika Serikat telah menjual 100 juta barel minyak Venezuela, kata Presiden AS Donald Trump.

“Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan Venezuela. Sebanyak 100 juta barel minyak telah kami jual. Minyak itu dikirim ke Texas untuk diolah di sana. Dalam satu bulan ke depan, akan ada tambahan 100 juta barel lagi,” kata Trump dalam sebuah forum di Florida, sebagaimana dilaporkan RIA Novosti, Sabtu (2/5).

Trump sebelumnya juga menyatakan bahwa Washington akan meraup ratusan miliar dolar dari penjualan minyak Venezuela. Ia memperingatkan perusahaan minyak Amerika bahwa setidaknya 100 miliar dolar harus diinvestasikan di Venezuela dan menegaskan bahwa Amerika Serikat siap mengolah minyak dari negara tersebut.

Baca juga: AS Buka Jalan: Tanker Rusia Lolos Blokade, Minyak Mengalir ke Kuba

Pada Februari, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan perusahaan-perusahaan Rusia dipaksa keluar dari Venezuela setelah AS melancarkan serangan berskala besar terhadap negara itu pada awal Januari, kemudian menangkap Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya, lalu membawa mereka ke New York.

Menurut Lavrov, larangan transaksi minyak Venezuela dengan Rusia, China, Iran, Korea Utara, dan Kuba yang diberlakukan oleh Departemen Keuangan AS merupakan bentuk diskriminasi langsung.

Berdasarkan ketentuan perjanjian baru antara AS dan Venezuela setelah terjadi perubahan kekuasaan di Caracas, pendapatan dari minyak kini dikumpulkan dalam rekening yang dikendalikan oleh Washington.

Baca juga: Trump Ancam Tarif Tinggi bagi Negara Penyuplai Minyak ke Kuba

Menteri Energi AS Chris Wright juga menyatakan bahwa AS berencana menangani secara mandiri penjualan seluruh minyak yang diproduksi di Venezuela.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026