Logo Header Antaranews Riau

Ini 13 sapi di Riau yang diusulkan jadi bantuan Presiden untuk Idul Adha

Senin, 27 April 2026 16:35 WIB
Image Print
Seekor sapi dari peternak asal Rumbai Kota Pekanbaru yang menjadi salah satu sapi bantuan Presiden Prabowo Subianto. ANTARA/HO-Pemprov Riau

Pekanbaru, (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Riau mengusulkan 13 sapi bantuan Presiden untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah hasil seleksi dari kabupaten/kota, dengan kriteria utama bobot hidup terbesar di masing-masing daerah.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Riau Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, Senin, mengatakan usulan tersebut masih bersifat sementara karena akan dilanjutkan dengan penetapan setelah keputusan Sekretariat Presiden.

“Untuk bantuan Presiden tingkat provinsi, yang diusulkan adalah sapi dengan bobot paling berat dari seluruh kabupaten/kota di Riau, sementara untuk kabupaten/kota diambil dari sapi terberat di daerah masing-masing sesuai arahan Sekretariat Presiden dan Ditjen PKH (Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan),” katanya.

Pihaknya juga akan melakukan verifikasi lapangan guna memastikan kondisi riil sapi yang diusulkan.

Dirinya akan ke Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir untuk melihat langsung usulan terkait dengan sapi tersebut.

Selain bobot, kata dia, faktor kesehatan, kelayakan fisik, serta kesiapan distribusi juga menjadi perhatian utama dalam penilaian.

“Tidak hanya besar, sapi juga harus sehat dan memenuhi standar sebagai hewan kurban Presiden,” katanya.

Berdasarkan data sementara, sapi yang diusulkan tingkat provinsi berasal dari peternak Franto KSR dengan jenis Simental berbobot 1.013 kilogram, sedangkan dari Indragiri Hilir, peternak Zaini mengusulkan sapi jenis Brangus dengan bobot 1.000 kg, dari Bengkalis, peternak Adi Tiawarman mengusulkan sapi Simental berbobot 961 kg, dari Pelalawan oleh Ricky Juniardi dengan sapi Simental seberat 955 kg, dari Rokan Hilir, Azuwar Sayudi mengajukan sapi jenis BC x Bali dengan bobot 950 kg.

Selain itu, dari Kampar, Guntur Laksana mengusulkan sapi Brahman Cross berbobot 923 kg, dari Indragiri Hulu, Nurman mengajukan sapi Simental dengan bobot 915 kg, dari Dumai, Hasan mengusulkan sapi Simental seberat 910 kg, dari Pekanbaru, peternak Nano Hariyadin mengajukan sapi Simental dengan bobot 907 kg, dari Kepulauan Meranti, Amat mengusulkan sapi Limosin berbobot 850 kg, dan dari Rokan Hulu, Muhammad Daffa Alyusri mengajukan sapi Limosin dengan bobot 830 kg.

Selain itu, dari Kuantan Singingi, Suyitno dengan sapi Limosin berbobot 829 kg dan dari Siak, Timbul Santoso mengusulkan sapi jenis Brahman dengan bobot 731 kg.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026