Logo Header Antaranews Riau

Madura United Ngebut! Target Bangkit di Sisa Kompetisi

Selasa, 31 Maret 2026 13:38 WIB
Image Print
Arsip - Para pemain Madura United menjalani latihan di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Jawa Timur, Senin (28/7/2025). (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/bar.)

Jakarta (ANTARA) - Madura United berambisi bangkit pada sisa kompetisi BRI Super League 2025/2026 agar bisa menghindari zona degradasi di akhir musim nanti.

Dikutip dari laman resmi I.League, Selasa, Manajer Madura United Umar A. Wachdini menegaskan timnya memiliki tekad sangat besar pada sembilan laga tersisa.

Umar menjelaskan langkah langkah konkrit untuk bangkit salah satunya memperbarui pelatih dan kini tim ini sedang berburu suksesor Carlos Parreira.

Ia menjelaskan jika manajemen Madura United hampir mendapatkan tanda tangan Joel Cornelli, namun mantan juru racik Arema FC itu batal bergabung dengan tim kebanggaan warga Madura ini.

Baca juga: Dony Tri dan Beckham akan jadi pemain penting Indonesia di Piala ASEAN

"Sementara Coach RB (Rahmat Basuki), yang pimpin latihan. Tapi, misi besar kami jelas, mau bangkit di sisa laga ini. Itu suah jadi atensi dari presiden klub kami, Achsanul Qosasi," ungkap Umar.

Selama masih belum memiliki pelatih kepala anyar, Madura United untuk sementara waktu ditangani pelatih interim Rahmat Basuki menggantikan posisi Carlos Parreira.

Pada kompetisi BRI Super League 2025/2026, Madura United masih menyisakan sembilan pertandingan dan lawan-lawan yang mereka hadapi bukanlah tim mudah.

Laskar Sape Kerrab dijadwalkan akan bertemu dengan Borneo FC Samarinda, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, Dewa United Banten FC, Semen Padang FC, Bali United FC, Bhayangkara Presisi Lampung FC, PSIM Yogyakarta, dan PSM Makassar.

Sementara itu, Presiden Madura United Achsanul Qosai sebelumnya berharap agar Lulinha serta kolega bisa segera menjauh dari zona merah agar tetap bisa berkompetisi di BRI Super League musim depan.

Baca juga: Irak Siap Tempur Total, Bolivia Wajib Waspada!

"Ayo bangkit bersama. Jika kami takut mengambil peluang, kesempatan akan terbuang. Jika kami berani mengambil kesempatan, peluang akan terwujud," jelas Achsanul.

Saat ini Madura United berada di zona degradasi atau peringkat 16 klasemen sementara Super League dengan 20 poin dari 25 pertandingan, kalah selisih gol dengan Persis Solo di posisi 15.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026