Logo Header Antaranews Riau

3.815 personel gabungan amankan mudik dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026

Kamis, 12 Maret 2026 18:30 WIB
Image Print
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan saat diwawancarai usai apel geplar asukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 (ANTARA/Annisa Firdausi)

Pekanbaru (ANTARA) - Sebanyak 3.815 personel gabungan dilibatkan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Provinsi Riau guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran agar berlangsung aman dan lancar.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan di Pekanbaru, Kamis, mengatakan operasi pengamanan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik.

“Operasi ini dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat agar dapat melaksanakan mudik dengan aman dan lancar,” sebut Irjen Herry.

Ia menjelaskan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan personel gabungan dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

Dalam pelaksanaannya, kepolisian menitikberatkan pada upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) dengan mengedepankan langkah pencegahan yang didukung kegiatan humanis serta penegakan hukum.

"Untuk mendukung kelancaran operasi ini, kami juga menyiapkan 34 pos pengamanan, 21 pos pelayanan, serta 5 pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis jalur mudik di wilayah Riau," paparnya.

Keberadaan pos-pos tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan sekaligus memastikan keamanan masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran di daerah itu.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026