
51 pekerja migran kembali tiba di Pelabuhan Dumai usai dideportasi Malaysia

Pekanbaru, (ANTARA) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau bersama Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Dumai menerima 51 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia di Pelabuhan Dumai.
Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu, mengatakan pemulangan PMI deportasi dari Malaysia masih terus berlangsung, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri. Sebelumnya, pada pekan lalu sebanyak 114 PMI juga telah dipulangkan melalui Konsulat Jendral Republik Indonesia Johor Bahru dan tiba di Pelabuhan Dumai.
“Kami kembali menerima saudara-saudara kita pekerja migran Indonesia yang dideportasi dari Malaysia sebanyak 51 orang, Sabtu (7/3). Sebelumnya pada minggu lalu sebanyak 114 orang juga telah dipulangkan melalui KJRI Johor Bahru ke Pelabuhan Dumai,” katanya dalam keterangan pers di Pekanbaru, Senin.
Menurutnya, mayoritas PMI yang dipulangkan tersebut merupakan pekerja migran nonprosedural atau tidak memiliki dokumen resmi. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Lampung, Aceh, dan Sumatera Utara.
Dari jumlah tersebut, pekerja migran asal Nusa Tenggara Barat masih mendominasi. “Seperti biasa, mayoritas berasal dari Nusa Tenggara Barat, kemudian disusul dari Jawa Timur, Lampung, Aceh, dan Sumatera Utara,” jelasnya.
Ia menambahkan, selama bulan suci Ramadan ini sudah dua kali dilakukan pemulangan PMI deportasi melalui Pelabuhan Dumai. Jika ditotal, jumlahnya mencapai sekitar 165 orang.
“Dalam bulan puasa ini kita sudah dua kali menerima pemulangan deportasi. Minggu lalu sebanyak 114 orang dan hari ini 51 orang. Artinya, total sekitar 165 pekerja migran telah dipulangkan selama Ramadan ini,” ujarnya.
Fanny juga menyebutkan bahwa kemungkinan pemulangan PMI dari Malaysia masih akan terus berlangsung hingga menjelang Lebaran. Hal ini dilakukan agar para pekerja migran tersebut dapat kembali ke daerah asal dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
“Kemungkinan masih akan ada pemulangan lagi sebelum Hari Raya Idul Fitri. Biasanya menjelang Lebaran mereka dipulangkan agar bisa merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman,” ungkapnya.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

