Logo Header Antaranews Riau

RAPP kembangkan unit konservasi gajah, perkuat pelestarian satwa dilindungi

Kamis, 5 Maret 2026 10:00 WIB
Image Print
Seekor gajah tangah bermain air bersama mahout atau pawang gajah di area konservasi UKG RAPP. (Afut Syafril)

Pekanbaru (ANTARA) - PT Riau Andalan Pulp and Paper mengembangkan Unit Konservasi Gajah (UKG) sebagai bagian dari upaya pelestarian gajah Sumatera di tengah kawasan hutan tanaman industri yang dikelola perusahaan.

Fasilitas tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat perawatan, tetapi juga pusat pelatihan dan edukasi mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem.

Asisten Kepala Forest Protection RAPP Angga Defila Yoelanda, Rabu di Pangkalan Kerinci, Riau mengatakan jumlah gajah yang dirawat di unit tersebut meningkat seiring penguatan komitmen konservasi perusahaan.

“Awalnya kami hanya memiliki tiga gajah, namun kini bertambah menjadi tujuh ekor. UKG ini menjadi pusat perawatan sekaligus pelatihan, dengan mahout yang terlatih untuk memastikan kesejahteraan satwa,” ujarnya.

Ia menjelaskan perawatan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemantauan kesehatan, pemberian pakan, hingga pelatihan oleh mahout yang mendampingi gajah setiap hari.

Menurut dia, fasilitas UKG dilengkapi berbagai sarana pendukung, seperti hanggar untuk tempat berteduh, kandang jepit untuk pemeriksaan kesehatan, serta sarana edukasi bagi pengunjung.

Selain itu, kawasan UKG juga terintegrasi dengan area green belt yang berfungsi sebagai habitat alami dan koridor satwa.

“Green belt ini kami pertahankan karena menjadi sumber air dan ruang gerak alami bagi satwa, termasuk gajah,” katanya.

Melalui pengelolaan tersebut, perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara kegiatan operasional dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026