
"Petang Belimau" Pekanbaru kembali ke Rumah Tuan Kadi Tepi Sungai Siak

Pekanbaru, (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menggelar tradisi "petang belimau" dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan kegiatan mulai dari Masjid Raya Pekanbaru hingga ke Tepian Sungai Siak.
Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto yang membuka kegiatan itu di Rumah Tuan Kadi Tepi Sungai Siak Pekanbaru, Rabu petang menyampaikan "Petang Belimau" adalah warisan budaya Riau yang sarat makna dan tidak ditemui dengan bentuk sama dengan daerah lain.
"Ini adalah bentuk ungkapan syukur dan cara orang Pekanbaru menyambut Bulan Ramadhan dengan hati yang bersih jiwa dan yang lapang. Tradisi ini menjadi ruang bagi berkumpul berinteraksi saling memaafkan," katanya.
Menurutnya dalam suasana ini sekat-sekat perbedaan mencair sehingga salah dan khilaf dileburkan. Hal ini agar memasuki Ramadhan dengan hati yang bersih tanpa perselisihan.
Rangkaian tradisi Petang Belimau diawali dengan ziarah ke makam pendiri Pekanbaru di Masjid Raya Pekanbaru. Kemudian berlanjut ke prosesi "belimau" secara simbolis sejumlah anak yatim diusap dengan air limau.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan tradisi ini setiap tahun rutin dilakukan namun tahun lalu hanya di Masjid Raya saja. Sekarang dilakukan lagi di Rumah Tuan Kadi awal mula Kota Pekanbaru di Tepi Sungai Siak.
Rumah yang tepat berada di dekat bawah Jembatan Siak III ini menjadi tempat masyarakat Bermandi. Bahkan banyak yang melompat dari atas Jembatan Siak III tersebut.
"Tapi saya risau banyak yang ingin terjun, kita sudah larang dari kemarin hingga sore untuk jangan sampai lompat dari jembatan. Ini tolong Satpol PP diamankan jangan sampai menyambut Ramadhan terjadi hal yang tak diinginkan," ungkapnya.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

