
Pekan ini Pemprov Riau gelar pasar murah di lima lokasi Pekanbaru dan Kampar

Pekanbaru, (ANTARA) - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama Badan Usaha Milik Daerah PT Riau Pangan Bertuah operasi pasar murah pada lima lokasi yang berada di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.
"Operasi pasar murah ini untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Riau Tetty Nurdianti di Pekanbaru, Senin.
Untuk yang di Kota Pekanbaru, lanjutnya, diadakan di halaman Kantor Lurah Rumbai Bukit pada 2 Februari, halaman Masjid Nur Syamsyudin Umban Sari pada 3 Februari dan di fasilitas umum RW 16 Limbungan Barat pada 4 Februari, dan ada 6 Februari 2026 akan diadakan di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan Raya.
Sementara untuk Kabupaten Kampar diadakan di Kantor Desa Persiapan Kasang Kulim pada 5 Februari.
Untuk harga bahan pokok dipastikannya lebih rendah dibandingkan harga pasar. Di antaranya, untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp60 ribu/5 kilogram, beras anak daro Rp162 ribu per 10 kg, beras sokan Rp162 ribu per 10 kg, beras sokan Rp81 ribu per 5kg, beras anak daro Rp81 ribu per 5kg.
Tak hanya beras barang pokok lainnya yakni gula pasir Rp17 ribu per kg, minyak Salvaco Rp21 ribu per liter, minyak Palmco Rp16 ribu per bungkus dan minyakita Rp15.500 per bungkus.
Sementara untuk garam krista Rp2 ribu per 200gram, garam nusantara Rp2 ribu per 250 gram, tepung tapioka Rp8 ribu per bungkus. Untuk cabai merah, bawang merah, bawang putih dan kentang menyesuaikan harga petani dan harga dinamis pada telur ayam.
"Pasar murah akan digelar pada pukul 08.00 WIB. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik," tukasnya.
Sementara itu, Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay menyebutkan pihaknya menyediakan bahan pokok secara beragam setiap harinya. Mulai dari 600 liter minyak goreng, 200 kilogram gula pasir, 500 kilogram beras SPHP dan 40 karung beras anak daro kemasan 10 kilogram serta 40 karung beras anak daro kemasan 5 kilogram.
"Untuk beras sokan juga disediakan dengan jumlah yang sama. Dan telur masing-masing lokasi akan disediakan 50 papan serta juga cabai merah dan bawang merah," ujar Ade.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

