Sedikitnya 10 Orang Tewas Akibat Serangan Udara Israel Mengguncang Suriah

id Suriah

Sedikitnya 10 Orang Tewas Akibat Serangan Udara Israel Mengguncang Suriah

Seorang anak perempuan yang terluka saat serangan udara Israel mendapat bantuan mesid di Rumah Sakit al-Mouwasat di Damaskus, Suriah, pada 28 November 2025. (ANTARA/Xinhua/Monsef Memari)

Damaskus (ANTARA) - Serangan udara Israel pada Jumat (28/11) dini hari menewaskan sedikitnya 10 orang, termasuk wanita dan anak-anak, di Kota Beit Jinn yang terletak di pedesaan barat daya Damaskus, Suriah, menyusul laporan bentrokan antara pasukan Israel dan warga setempat, demikian dilaporkan media pemerintah Suriah.

Stasiun TV Al-Ekhbariya milik pemerintah Suriah melaporkan bahwa beberapa korban masih terjebak di bawah reruntuhan karena upaya penyelamatan terhambat akibat aktivitas drone Israel yang terus berlanjut di wilayah tersebut.

Baca juga: Setelah 10 Tahun, Bendera Suriah Kembali Berkibar di Washington

Al-Ekhbariya mengatakan bahwa serangan tersebut dilancarkan tak lama setelah patroli militer Israel dilaporkan memasuki Beit Jinn dan menghadapi pengepungan oleh warga setempat. Insiden itu kemudian memicu baku tembak sebelum patroli akhirnya mundur dan serangan udara menjadi semakin intensif.

Mengutip beberapa narasumber medis, Al-Ekhbariya mengatakan jenazah seorang wanita tiba di Rumah Sakit al-Mouwasat di Damaskus, bersama dengan 11 korban luka, termasuk seorang wanita dan seorang anak. Para korban menderita luka dengan tingkat keparahan sedang hingga parah.

Saluran TV tersebut juga melaporkan gelombang pengungsian, dengan puluhan keluarga melarikan diri dari Beit Jinn menuju kota-kota dan desa-desa terdekat yang dianggap lebih aman, di tengah berlanjutnya aktivitas drone Israel di sepanjang jalan antara Beit Jinn dan Mazraat Beit Jinn.

Sementara itu, Pertahanan Sipil Suriah menyatakan di saluran Telegram resminya bahwa timnya tidak dapat memasuki kota untuk mengevakuasi korban luka atau menaksir kerusakan lantaran bahaya yang ditimbulkan oleh sisa amunisi yang belum meledak dan serangan Israel yang terus-menerus terhadap pergerakan di sekitar gerbang kota.

Pertahanan Sipil Suriah memperingatkan bahwa hambatan terhadap upaya penyelamatan akan semakin membahayakan nyawa warga sipil.

Baca juga: Suriah tegaskan tolak normalisasi dengan Israel, pilih fokus ke Sidang Umum PBB

Laporan-laporan sebelumnya mengatakan bahwa pasukan Israel telah mundur dari Beit Jinn dan mengambil posisi di Bukit Bat al-Warda di pinggiran kota tersebut.

Saat ini, belum ada data resmi yang dirilis mengenai jumlah korban jiwa atau tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.