
Tomyam Unsing Ala Jefry Noer

Kampar Timur, (Antarariau.com) - Bupati Kampar Jefry Noer menjadi “koki” saat menyediakan menu makan malam bagi peserta iktikaf atau Safari Dakwah Pembangunan (SDP) kedua, sambil menanti waktu maghrib tiba, Jumat sore (29/8) di teras PDTA depan Masjid Baitul Amal di Dusun I Tarok, Desa Tanjung Bungo. Ia menuntaskan dua macam menu masakan.
Menu “Sambal Goreng Kacang Ikan Teri” dituntaskannya terlebih dahulu baru ia menyelesaikan menu kedua dari bahan sayur daun singkong diberi bumbu dapur. Masakan unik ala Jefry itu diberi nama oleh Eva Yuliana “Tomyam Unsing” alias Tomyam Sayur Daun Singkong.
Bersama rombongan Kepala Dinas/Badan Tim I SDP, Jefry tiba dilokasi sekitar pukul 17.45 wib, Jefry mengecek persiapan dan kelengkapan dapur tim iktikaf dan SDP, kemudian ia menginstruksikan agar kelengkapan alat masak dirapikan untuk memudahkan kerja, lalu membagi tugas kepada tim sebagai hidmat atau yang bertugas sebagai tukang masak menyediakan makanan jamaah iktikaf dan SDP.
Peralatan memasak sudah disiapkan Ir Ali Zabar dengan mobil dapur Badan Nasional Penanggulang Bencana (BNPB) Kabupaten Kampar,
Jefry membantu Hidmat (petugas dapur) mulai dari menggoreng kacang tanah dan ikan teri, yang sebelumnya sudah disiapkan oleh tim dan di bantu masyarakat setempat.
Bupati menggoreng dengan gayanya seperti seorang juru masak yang sudah sangat mahir, sambil memukul-mumukul alat penggorengan di tepi kuali, tiba-tiba istrinya, Eva Yuliana, Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar muncul di lokasi SDP dan menyaksikan Jefry tengah memegang alat penggoreng dengan kuali besar diatas kompor besar.
Eva pun turut membantu suaminya itu. Bersama warga setempat dan petugas dapur, Eva mengupas bawang merah dan menyiapkan bumbu masakan lainnya.
Satu menu masakan tuntas dimasak oleh Jefry Noer, tidak ketinggalan ajudannya Fery turut membantu mengambilkan peralatan nampan lebar untuk tempat “Sambal Kacang Ikan Teri” siap disajikan.
Lalu, Jefry kembali memasak menu kedua “Tomyam Sayur Daun Singkong”, Jefry melarang kuali itu dicuci. Dari kuali besar bekas memasak sambal itu, ia menambahkan air hingga terlihat warna merah, kemudian dicampur telur. Bersama Eva Jefry memasukkan sayur daun singkong siap petik ke dalam kuali itu dan bumbu dapur seperti serai , daun kunyit dan bumbu masakan lainnya. Menu kedua pun siap dihidangkan.
Selama memasak Tomyam Unsing itu, Eva banyak protes kepada Jefry, terutama saat telur dipecahkan dan dimasukkan Jefry ke dalam kuali, soalnya menu yang dimasaknya itu tidak pernah ada dalam “Resep Dapur Kaum Hawa”, namun Jefry tidak menghiraukannya “Tenang sajalah, ini sayur pasti enak,” ucapnya.
Eva Yuliana sempat tertawa geli melihat gaya Jefry Noer memasak, diluar dugaannya, Jefry memecahkan telur ke dalam kuali, “Entah apa nama masakan itu, kuahnya saja ditambah telur diaduk-aduk, mungkin itu namanya “Tomyam Unsing”, alias Tomyam Daun Singkong, “ ucap Eva terkekeh dan Ustad Makmur pun menyaksikan Bupati sambil tertawa.
“Soal rasanya bisa dibayangkan, nano-nano, rasa tomyam, rasa daun singkong dengan kuah kental telur aduk,” ujar Eva lagi tidak henti tertawa.
Selepas masak, waktu maghribpun tiba, seluruh peserta bergegas bersiap-siap untuk menunaikan sholat berjemaah. (Adv)
Pewarta : Netty Mindrayani
Editor:
Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026

