Satu warga Tampan yang reaktif pada rapid test massal positif COVID-19

id rapid test pekanbaru,pekanbaru, corona pekanbaru

Satu warga Tampan yang reaktif pada rapid test massal positif COVID-19

Seorang warga mengikuti tes cepat (rapid test) COVID-19 di Puskesmas Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (2/4/2020). Seluruh Puskesmas di Pekanbaru menggelar rapid test serentak yang diprioritaskan untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), karena jumlah jumlah ODP di Provinsi Riau meningkat drastis hingga lebih dari 20.000 seiring kepulangan TKI dari Malaysia. (ANTARA/FB Anggoro)

Pekanbaru (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menyatakan satu warga Tobek Godang, Tampan, dari 10 yang reaktif pada rapid test massal 16 Mei 2020 hasil swab nya positif COVID-19.

"Atas nama Ny. Y usia 41 tahun positif COVID-19, dia salah satu dari 10 warga yang reaktif saat rapid test di Tobek Godang 16 Mei lalu," kata Juru Bicara Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Pekanbaru dr Mulyadi di Pekanbaru, Jumat.

dr Mulyadi mengatakan, kini di Pekanbaru telah ditemukan pasien positif COVID-19 tanpa gejala, yakni pada Ny.Y. dimana hasil penelusuran membuktikan warga Tampan tersebut tidak memiliki gejala sama sekali, dan juga tidak memiliki riwayat perjalanan.

"Ini yang dikhawatirkan ditemukan di Pekanbaru positif COVID-19 tetapi tidak ada gejala apa-apa, makanya itu perlu tetap menerapkan phisicaldistancing," katanya.

Selanjutnya kata dia, Ny Y langsung dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Mumammad Amin membenarkan bahwa dari 10 warga yang di-rapid test di Tampan satu hasilnya positif COVID-19.

"Sisanya yang sembilan lagi belum tahu," katanya.

Kata dia, untuk tindakan selanjutnya Diskes bekerjasama dengan Puskesmas setempat akan melakukan tracing(penelusuran) bagi lingkungan dan keluarga Ny. Y.

"Keluarga terdekat anak, suami Ny.Y akan kami swab, dan warga di lingkungan yang mungkin pernah dekat dengan dia akan kita rapid test," tukas Muhammad Amin.

Baca juga: Kolaborasi ACT berbagi menu buka puasa untuk Panti Asuhan Rahmad Hidayatullah Pekanbaru

Baca juga: Tepikan ego, Hendry Munief minta Pemko dan DPRD Pekanbaru duduk satu meja