Enam rumah di Batang roboh karena angin kencang

id Pohon tumbang, enam rumah roboh,kabupaten batang

Enam rumah di Batang roboh karena angin kencang

Hujan deras disertai anging kencang yang terjadi di Desa Blado, Kabupaten Batang menumbangkan puluhan pohon dan merobohkan enam rumah warga setempat, Sabtu (9/11/2019) petang. ANTARA/Kutnadi

Batang (ANTARA) - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Desa Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (9/11) sekitar pukul 17.45 WIB mengakibatkan sebanyak enam rumah milik warga roboh dan puluhan pohon tumbang.

Peristiwa bencana tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa tetapi beberapa pohon yang tumbang sempat menghalangi ruas jalan.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), para relawan, dan masyarakat bergotong-royongmenyingkirkan pohon yang tumbang dan melakukan evakuasi para korban ke tempat yang lebih aman.

Kepala BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi mengatakan bahwa saat ini pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah kerugian yang diakibatkan bencana itu.

"Saat ini, kami bersama masyarakat masih fokus melakukan evakuasi korban dan menyingkirkan pohon yang tumbang agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan," katanya.

Ia mengatakan setelah melakukan pendataan jumlah rumah yang rusak, pemkab segera akan memberikan bantuan pada para korban.

"Bagi pemilik rumah yang roboh, pasti akan kami berikan bantuan untuk rehab rumah. Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih pada masyarakat setempat yang secara antusias bergotong royong menyingkirkan pepohonan yang tumbang di tengah jalan," katanya.

Ia mengimbau pada warga terus waspada terhadap kemungkinan terjadi bencana seperti tanah longsor dan banjir seiring dengan memasuki musim hujan.

"Kami berharap warga waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana. Kami juga terus siaga 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana," katanya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang Joko Tetuko mengatakan pemkab segera memberikan bantuan kepada enam pemilik rumah yang rumahnya roboh karena bencana tersebut.

"Insya Allah, pada Senin (11/11), kami akan memberikan bantuan pada para korban untuk bantuan rehab rumah masing-masing sebesar Rp3 juta," katanya.

Baca juga: Persibat Batang lakoni laga penentu lawan Ciamis

Baca juga: Wisatawan berkunjung ke Tepian Batang Mobau Kampar capai 200 orang /hari