Riau kembali bangun 2.000 unit rumah sehat layak huni tahun 2020

id DPRD Riau,rumah layak huni di riau,berita riau antara,berita riau terbaru,ketua komisi IV DPRD Riau Parisman Ikhwan

Riau kembali bangun 2.000 unit rumah sehat layak huni tahun 2020

Ketua Komisi IV DPRD Riau Parisman Ikhwan (ANTARA/Diana Syafni)

Pekanbaru (ANTARA) - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau Parisman Ikhwan menegaskan, pihaknya telah menganggarkan pembangunan 2.000 unit Rumah Sehat Layak Huni dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau 2020.

"Sebanyak 2.000 unit dianggarkan dalam APBD murni 2020. Bantuan ini menyeluruh di 12 kabupaten/kota. Untuk anggarannya kisaran Rp60-65 juta per rumah," ucap Parisman di Pekanbaru, Selasa.

Parisman mengatakan, adapun kriteria masyarakat yang menerima program ini terdata sebagai masyarakat tidak mampu dan memiliki rumah dengan kondisi yang sudah tidak layak untuk ditempati.

"Contohnya, lantainya tanah nanti kita akan bangun yang keramik. Kemudian atapnya diganti dengan seng. Artinya dari semi permanen dibangun menjadi permanen. Kondisi-kondisi rumah seperti ini kita pastikan mendapat bantuan," ucap Politisi Golkar Riau itu.

Dia memastikan, aturan untuk penerima program cukup ketat sehingga diharapkan tepat sasaran. Apalagi, nantinya ada konsultan perencanaan dan pendataan RSLH yang akan turun ke lapangan untuk melakukan survei penerima program.

"Kemungkinan untuk tidak tepat sasaran itu tipis. Karena tim konsultan turun kelapangan melakukan kroscek data yang masuk dari RT/RW ataupun pemda setempat. Jadi kita harapkan dengan aturan dan pengawasan yang proaktif, penerima bantuan ini betul-betul datang dari masyarakat yang membutuhkan," ucap wakil rakyat daerah pemilihan Kota Pekanbaru itu.

Untuk Kota Pekanbaru, lanjutnya, kebagian 167 unit rumah. Sementara kabupaten/kota lainnya mendapat porsinya lebih besar tergantung kebutuhan masyarakat dan penerima program.

"Tentang porsi bantuan ini tergantung permohonan. Dan sejauh ini kabupaten memang banyak mendapat RSLH dari pada Kota Pekanbaru," ucap pria yang akrab disapa Iwan Fattah ini.

Dia mengatakan akan terus melakukan rapat koordinasi dengan dinas terkait agar pembangunan fisik dari program tersebut dapat terealisasi.

Sebagai informasi, RSLH ini menjadi program primadona di tengah masyarakat. Hal itu diketahui, karena mendapat respon baik dari masyarakat yang membutuhkan. Sehingga setiap tahunnya Pemprov Riau bersama DPRD Riau terus berkomitmen untuk membangun rumah sehat layak huni ini.

Baca juga: 350.000 buruh di Riau butuh rumah layak huni

Baca juga: Wah, 1,6 juta buruh Riau tinggal di rumah tak layak huni
Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar