Angin kencang robohkan 8 unit rumah warga Boyolali

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara, angin kencang

Angin kencang robohkan 8 unit rumah warga Boyolali

Salah satu rumah warga Kalimin yang roboh akibat diterjang angin kencang di Dukuh Kalitlawah RT 10/03 Desa Ngaren Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali, Selasa (Foto:dokumen BPBD Boyolali)

Boyolali (ANTARA) - Penjualan buku teka teki silang (TTS) di sejumlah grosir dan toko buku di Kota Jambi menurun drastis akibat beralih kepada permainan pada gadget atau telepon pintar.

"Penjualan TTS anjlok sekali, semuanya dampak gadget. Para remaja dan anak-anak yang biasanya menggemar TTS sekarang meninggalkannya beralih ke gadget," kata Fatimah seorang pedagang grosir buku dan barang cetakan di Pasar Angso Duo Kota Jambi, Selasa.

Baca juga: Tiga rumah rusak dilanda angin puting beliung di Langkat

Ia menyebutkan, pada masa jaya-jayanya, sebanyak 25 ribu buku TTS yang dibelinya dari Jakarta biasanya habis dalam dua tiga minggu.

"Namun sekarang barang telah delapan bulan di sini, masih numpuk," kata Fatimah.

Meski demikian pembeli masih banyak. Banyak pemilik warung atau toko-toko buku di daerah yang memesannya untuk stok.

Padahal dahulu, TTS merupakan kegiatan untuk mengisi waktu sekaligus untuk mengasah pengetahuan melalui pertanyaan-pertanyaan di dalamnya.

"Padahal TTS bisa untuk belajar, mengasah otak, juga ada yang mengji kemampuan berstrategi," kata Fatimah menambahkan.

Baca juga: Belasan Rumah Rusak Dihantam Angin Puting Beliung di Lampung Timur

Baca juga: 65 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Siak Hulu


Pewarta : Syarif Abdullah

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar