Syamsuar sambut 23 peserta SMN asal Yogyakarta dengan celetukan 'Riau sedikit panas'

id Smn,SMN Riau, SMN Yogyakarta, SMN 2019

Gubernur Riau Syamsuar (kiri) menyambut 23 peserta SMN 2019 serta tujuh guru pendamping asal Yogyakarta di Pekanbaru, Selasa (13/8) malam. (Foto Antaranews/Vera Lusiana/19)

Pekanbaru (ANTARA) - Sebanyak 23 peserta Siswa Mengenal Nusanta (SMN) asal Yogyakarta dengan tujuh guru pendamping tiba di Kota Pekanbaru. Acara penyambutan digabung dengan pelepasan keberangkatan utusan Riau ke kota tersebut Selasa (13/8) malam.

Gubernur Riau Syamsuar mengucapkan selamat datang kepada rombongan dengan menyalami satu persatu siswa tingkat SMA/SMK/SLB tersebut sembari melontarkan celetukan lelucon khas Melayu, "Riau sedikit panas", yang dibenarkan dengan anggukan kecil para tamu.

"Saya ucapkan selamat datang buat siswa asal Yogyakarta, Riau sedikit panas karena sedang musim kemarau," kata Syamsuar.

Syamsuar juga menyatakan siswa Yogyakarta bisa belajar budaya Melayu selama di Riau, dengan menyaksikan langsung Istana Siak. "Kebudayaan Melayu santun dan bisa menerima dimana saja," ujarnya.

Menurut dia, sejarah membuktikan Raja Siak memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, terbukti usia pembangunan klenteng di sana sama dengan istana. Hal ini nanti bisa disaksikan para rombongan yang akan berkunjung ke Siak.

Artinya sambung Syamsuar, kalau dulu di Siak tidak ada jiwa nasionalisme yang kuat, mungkin tidak akan ada klenteng.

"Ini jadi motivasi bagi kita pemimpin sekarang bahwa nasionalisme itu harus disematkan kepada generasi baru saat ini," tutur dia.

Sementara itu, salah satu siswi peserta SMN asal Yogyakarta, Bantul, Lukluk Ilmaklulmengaku baru pertama kalinya menginjakkan kaki di Bumi Lancang Kuning Riau.

"Kesannya pertama kali turun dari pesawat panas," ujar siswa SMAN 1 Pundung tersebut.

Menurutnya, selama ini memang ia tahu Riau panas, tetapi ekspektasinya tidak seperti yang dibayangkan. "Memang dari berita tahu Riau panas tetapi gak tau ternyata bener-bener panas," ucapnya lagi sambil tertawa kecil.

Namun demikian, ia yang kini duduk di kelas XI Jurusan IPS itu yakin akan betah di Riau selama proses SMN berlangsung pada 14 -20 Agustus 2019.

"Karena orang-orangnya ramah tidak kalah ramah sama Yogya, selain rumahnya unik-unik," imbuh dia.

Baca juga: Gubernur Riau lepas 30 peserta SMN ke Yogyakarta

Program SMN adalah bagian dari program BUMN Hadir Untuk Negeri yang dilakukan setiap tahun dalam rangka lebih memperkenalkan Nusantara kepada pelajar SMA sederajat.

SMN ditujukan untuk menanamkan rasa bangga dan cinta Tanah Air sejak dini kepada siswa SMA/SMK/SLB. Keragaman kekayaan Nusantara dan potensi daerah diperkenalkan melalui interaksi langsung siswa dengan komponen pemerintahan dan masyarakat di provinsi yang dikunjungi.

SMN 2019 di Riau sendiri selenggarakan oleh tiga BUMN yakni PT Hutama Karya, PT Perkebunan Nusantara V dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Baca juga: HK kenalkan Tol Pekanbaru-Dumai ke peserta SMN Riau

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar