Liverpool pasrah di urutan ke dua meski menang

id liverpool,wolverhampton,liga inggris,sadio mane

Seorang pendukung cilik Liverpool yang berdiri di tribun Kop Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, mengangkat kertas dukungan seusai timnya menang 2-0 atas Wolverhampton dalam laga pamungkas Liga Inggris, Minggu (12/5/2019), namun gagal memastikan gelar juara liga. (ANTARA/REUTERS/Phil Noble)

Jakarta (ANTARA) - Liverpool berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Wolverhampton dalam laga pamungkas Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Minggu, namun paceklik gelar liga mereka masih berlanjut memasuki tahun ke-30.

Meski menang berkat dua gol Sadio Mane, Liverpool berakhir dengan 97 poin di urutan kedua tak cukup untuk menyalip Manchester City (98) yang di laga lain menang 4-1 di markas Brighton & Hove Albion untuk menjadi juara, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

Liverpool sempat dilambung harapan karena Mane membuka keunggulan lewat keberhasilannya melepaskan diri dari kawalan untuk menyambut umpan silang Trent Alexander-Arnold pada menit ke-17.

Tujuh menit kemudian, Andy Robertson hampir menggandakan keunggulan Liverpool namun tembakan kerasnya dari luar kotak penalti bisa dihalau kiper Rui Patricio.

Di pertandingan lain, Brighton juga mencuri keunggulan atas City lewat Glenn Murray, namun hanya bertahan sejenak sebelum kemudian Sergio Aguerro membalas dan Aymeric Laporte membalikkan keadaan.

Baca juga: Sepak bola itu bukan semata trofi

Baca juga: Manchester City juara dua musim beruntun

Beberapa suporter di Anfield, kecuali di tribun Kop, sempat memperlihatkan ekspresi kecewa karena mengetahui hasil sementara di laga lain, namun para pemain Liverpool terus menggempur pertahanan Wolverhampton.

Tim tamu sempat berpeluang untuk menyamakan kedudukan tiga menit jelang turun minum, namun tembakan sentuhan pertama Matt Doherty membentur mistar gawang.

Sementara di laga lain City terus memperbesar keunggulan mereka, Liverpool baru bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-81 lagi-lagi lewat kombinasi Alexander-Arnold dan Mane.

Mane berhasil meluncur untuk menyundul bola umpan silang tajam kiriman Alexander-Arnold.

Dua menit kemudian, Virgil van Dijk hampir memperbesar kemenangan Liverpool menjadi 3-0 jika saja tandukannya tak ditolak mistar gawang. Liverpool tetap menang 2-0 di pengujung laga.

Hasil-hasil imbang di bulan Januari akan diungkit menjadi penyebab kegagalan Liverpool menjadi juara musim ini, namun pelatih Juergen Klopp setidaknya telah menorehkan rekor total poin baru bagi The Reds di era Liga Premier.

Baca juga: Finis kelima, juara Liga Europa tambatan terakhir Arsenal

Baca juga: MU akhiri musim dengan kalah memalukan dari Cardiff

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar