Madrasah Riau dapat dana Surat Berharga Syariah Negara Rp16 M

id madrasah riau,surat berharga syariah negara

Arsip foto. Murid Madrasah dan Ponpes (Antara News)

Pekanbaru (Antaranews Riau) - Sebanyak tiga madrasah di Riau memperoleh bantuan total Rp15,9 miliar lebih berasal dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk meningkatkan kualitas dan fungsi madrasah tahun 2019.

"Bantuan SBSN sebesar Rp16,008 miliar itu masing-masing diperuntukannya bagi pengembangan gedung dan sarana lainnya di MAN I senilai Rp3,23 miliar lebib untuk tiga lantai, MAN II sebesar Rp3,028 miliar lebih untuk pembangunan asrama siswa dan MAN IC Siak sebesar Rp9,75 miliar lebih," kata Kepala ULP Kemenag Riau Elwizar, di Pekanbaru, Selasa.

Menurut dia, untuk mempercepat pengerjaan proyek sekolah yang didanan SBSN itu maka ULP Kanwil Kemenag Riau akan terus berkoordinasi ke Kemenag pusat setelah mematangkan rapat persiapan masing-masing KUA dan madrasah yang mendapatkan bantuan pendanaan proyek tersebut.

Baca juga: Madrasah Di Riau Galang Bantuan Kemanusian Untuk Korban Gempa Sulteng

Ia mengatakan, untuk konsultan proyek SBSN harus dipegang oleh perusahaan yang mumpuni dan kredibel. Jpasti, jika perusahaan itu berkualitas, logis, terbaik dan berpengalaman, perusahaan tersebut yang layak menang.

"Jika pemenangnya berasal dari perusahan di luar kota, maka perlu ditinjau langsung kantor perusahaan tersebut ke lokasi guna memastikan legalitas perusahaan guna menghindari pemalsuan perusahaan," katanya.

Sementara itu, pengerjaan proyek SBSN ini lebih menggunakan pendamping BPKP karena diyakini akan lebih aman dan juga menghadirkan TPT.

Baca juga: Riau Raih Tiga Perak Dalam Kompetisi Sains Madrasah Di Bengkulu

Oleh karena itu, perlu segera diterbitkan nomenklatur yang terbaru atau menggunakan UKPBJ di instansi lain atau menggunakan ULP yang lama, tentunya sesuai dengan Permen PU No 22 Tahun 2018 tentang Pedoman Teknis Bangunan Gedung negara.

Sementara itu Elvi Susanti MPd, PPK MAN 1, menyebutkan alokasi anggaran SBSN untuk MAN I senilai Rp3. 236.295.000 untuk membiayai pengerjaan fisik gedung tiga lantai, di antaranta satu untuk parkir dan dua lainnya untuk asrama.

"Untuk persiapan pembangunan gedung tersebut kita sudah menginput ke SIRUP, selanjutnya untuk perencanaan dan pengawasan menggunakan surat edaran dari Sekjen, atau menggunakan dulu ULP yang ada sekarang sembari berjalannya pembentukan UKPBJ," katanya.

Baca juga: Menag RI Negerikan 48 Madrasah Se-Indonesia

PPK MAN II Uyun Fitri Andila mengatakan, MAN II memperoleh sebesar Rp3.028.023.000 untuk pembangunan asrama siswa. PPK MAN IC Siak Kameliana menyebutkan, tahun 2018 sekolahnya mendapatkan lokasi Dana SBSN sebesar Rp7 miliar untuk dua unit bangunan perpustakaan dan ruangan guru.

"Untuk tahun 2019, alhamdulillah meningkat, menjadi Rp9.751.963.000 untuk membiayai pengerhaan fisik gedung pusat pelayanan kegiatan siswa dan satu unit gedung asrama guru," katanya.

Ia menambahkan, kini pihaknya masih menunggu nomenklatur dari pusat dan perolehan dana SBSN untuk MAN IC Riau jika dibandingkan skala Provinsi mungkin besar, namun untuk ukuran nasional mendapatkan alokasi anggaran terendah kedua.

Baca juga: DPR RI: Negerikan Madrasah Menjadi Tolak Ukur Peradaban
Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar