Piatek kian tajam bersama Milan

id piatek, milan,ac milan

Piatek kian tajam bersama Milan

Krzysztof Piatek (SeriA-Twitter)

Jakarta (Antaranews Riau) -AC Milan yang yang dibesut Gennaro Gattuso itu masih mempertahankan tempat mereka di empat besar Serie A, meskipun gol Krzysztof Piatek pada menit ke-26 dibatalkan oleh Zaniolo yang masih berusia 19 tahun setelah jeda. Zaniolo menjadi pemain termuda yang mencetak tiga gol untuk Roma di Serie A sejak Francesco Totti pada 1995.

Piatek mencetak gol liga pertamanya untuk Milan setelah bergabung dari Genoa di bursa transfer Januari.

Hingga kini, Piatek yang berkebangsaan Polandia itu telah mengemas tiga gol bersama AC Milan, dua di antaranya dicetak ke gawang Napoli beberapa hari lalu.

Piatek kini digadang-gadang sebagai calon striker sukses, setelah tim berjuluk il Rossoneri itu tidak mempunyai penyerang handal selepas Andriy Schevchenko dan Ibrahimovic.

Sebelumnya, para pendukung tuan rumah di Stadio Olimpico memprotes tim mereka sendiri setelah seminggu yang lalu Roma menyerahkan keunggulan tiga gol hingga berakhir seri dengan Atalanta di laga Serie A serta menelan kekalahan memalukan di Coppa Italia oleh Fiorentina dengan skor 7-1.

Dua pemain Milan yang dikontrak pada musim dingin, berkolaborasi menciptakan gol pembuka saat gelandang Brasil Lucas Paqueta mencuri bola dari Lorenzo Pellegrini sebelum mengirim umpan silang rendahnya ke Piatek dan dilanjutkan dengan sepakan jarak dekat menghujam kiper.

Performa yang terilhami kiper Gianluigi Donnarumma membuat Milan tetap unggul sampai turun minum, tetapi tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk menghentikan Zaniolo dengan gol dari jarak dekat pada satu menit setelah babak kedua dimulai.

Roma terus memberikan tekanan tetapi tidak mampu melewati Donnarumma, yang menunjukkan refleks tajam menangkis sepakan Edin Dzeko pada 20 menit tersisa, sebelum sundulan Pellegrini membentur tiang ketika Milan melewati badai serangan.

Hasil pertandingan ini menempatkan Milan di posisi keempat untuk memastikan tiket Liga Champions dengan 36 poin dari 22 pertandingan. Roma tertinggal satu poin di urutan kelima.

AC Milan seharusnya bisa meraih poin penuh jika wasit menghadiahi penalti, tatkala Suso dilanggar Kolarov di kotak terlarang. Namun wasit melihat itu bukanlah suatu pelanggaran.