Kembangkan Objek Wisata Rohil, 250 Orang Ikuti Pelatihan SDM Pariwisata

id kembangkan objek, wisata rohil, 250 orang, ikuti pelatihan, sdm pariwisata

Kembangkan Objek Wisata Rohil, 250 Orang Ikuti Pelatihan SDM Pariwisata

Dedi Dahmudi

Rokan Hilir, (Antarariiau.com) - Sebanyak 250 penggiat wisata Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengikuti Pelatihan Sumber Daya Manusia atau SDM Pariwisata yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau di Gedung Misran Rais Bagansiapiapi, Kabupaten Rohil, Senin.

"Kita memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Riau yang telah mengalokasikan kegiatan pelatihan bagi penggiat wisata yang ada di negeri julukan Seribu Kubah ini," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil Surya Arfan usai menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Pelatihan SDM bagi penggiat wisata, terangnya merupakan suatu langkah positif dalam rangka untuk terus mengembangkan objek wisata yang ada di Kabupaten Rohil.

"Bicara mengenai pariwisata memang harus dipikirkan dan dilaksanakan secara bersama-sama, baik pariwisata yang ada di kabupaten/kota maupun di Provinsi Riau itu sendiri. Alhamdulillah hari ini Dinas Pariwisata Riau telah melaksanakannya," kata Sekda.

Ia juga mengapresiasi kepada sembilan Kelompok Sadar Wisata yang ada di sejumlah kecamatan di Rohil, seperti wisata yang ada di Pulau Tilan di Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih. Kemudian Danau Napangga di Kecamatan Tanjung Medan dan lainnya.

"Ini merupakan pion-pion kita dalam rangka untuk mengembangkan semua potensi wisata yang ada didaerah ini. Kalau ini bergerak semuanya tentunya sangat luar biasa. Mudah-mudahan dengan langkah awal ini kita terus mengembangkan objek wisata yang ada, apalagi Bakar Tongkang sebagai Wisata Nasional dan sudah terdaftar di Kementerian Pariwisata RI, tentunya diharapkan objek wisata lainnya juga dapat dikembangkan," tutur Surya Arfan.

Sementara Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Riau Yunisma mengatakan, kegiatan Pelatihan SDM ini diikuti 250 peserta yang terdiri dari Kelompok Sadar Wisata, Pelaku Pariwisata, Rumah Makan, siswa yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau Akademisi Jurusan Kepariwisataan.

"Melalui pelatihan ini diharapkan penggiat wisata Rohil bisa meningkatkan SDM mereka. Dan diharapkan wisatawan yang datang ke Rohil ini nyaman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah serta ada kenangan mereka datang kesini," katanya