
RSUD Dumai Minim Ruang Rawat Inap

Dumai, 27/6 (ANTARA) - Fasilitas sarana dan prasarana di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai, Provinsi Riau, minim sekali, terutama ruang rawat inap yang tidak sebanding dengan jumlah pasien yang akan dirawat.
Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Dumai saat ini hanya memiliki ruangan yang mampu memuat 76 tempat tidur bagi pasien kelas III, padahal normalnya untuk memenuhi kebutuhan kunjungan pasien 130 hingga 150 tempat tidur, kata Direktur RSUD Dumai dr Hj Azrida di Dumai, Minggu.
"Idealnya RSUD memiliki ruangan yang bisa memuat 150 tempat tidur bagi pasien kelas III. Guna memenuhi kebutuhan tersebut, kita telah mengusulkannya ke Menkes sejak tahun 2008 lalu yang hingga kini belum disetujui," kata dia.
Berkaitan dengan itu, pihaknya merencanakan bekas bangunan induk RSUD yang terletak dibagian belakang dekat ruang rawat inap akan direnovasi dan dijadikan sebagai ruangan rawat inap.
"Untuk saat ini bangunan tersebut kondisinya belum layak untuk dijadikan ruangan rawat inap, sehingga perlu dilakukan perombakan dan perbaikkan dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan menciptakan kenyamanan bagi pasien dan masyarakat," ujarnya.
Ia menyebutkan, untuk melakukan renovasi tersebut diperkirakan menelan dana sebesar Rp3 miliar.
Untuk mendapatkan anggaran itu, RSUD Dumai akan berupaya memanfaatkan anggaran APBN, sebab dengan APBD Dumai tidak memungkinkan mengingat setiap tahunnya APBD Dumai mengalami penurunan.
"Dana bantuan dari APBN tersebut akan diupayakan sebisanya disetujui pada tahun anggaran 2011 mendatang," ungkapnya.
Sejak program Jaminan Kesehatan Kota (Jamkesko) dicanangkan oleh Pemkot Dumai dan sudah berjalan sejak dua tahun lalu, jumlah kunjungan pasien terutama pasien kelas III terus mengalami peningkatan, lantaran masyarakat yang memanfaatkan fasilitas layanan rawat inap gratis tersebut cukup hanya memiliki KTP Dumai.
"Warga yang memiliki KTP Dumai, dapat menikmati pelayanan gratis diruangan kelas III" kata Azrida.
Ia berharap, usulan anggaran untuk renovasi bangunan yang diajukan pihak RSUD Dumai kepada pihak kementerian kesehatan dapat disetujui, sehingga dapat menimbulkan manfaat yang besar bagi pasien dan masyarakat kota Dumai.
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

